Development of MSMEs Based on Processed Fish Products in Lamreh Village, Aceh Besar Regency

Authors

  • Putra Rizkiya Syiah Kuala University, Aceh Province, Indonesia
  • Zainuddin Hasan Syiah Kuala University, Aceh Province, Indonesia
  • Zahrul Fuady Syiah Kuala University, Aceh Province, Indonesia
  • T. Arjuna Mohd Athif Al-Asyi Syiah Kuala University, Aceh Province, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.64126/dedikasisosial.v2i1.60

Keywords:

Business Model Canvas, Coastal MSMEs, Conservation, Fish Processing, Women’s Empowerment

Abstract

Lamreh Village is a coastal village with significant fisheries potential in Aceh Besar Regency, Aceh Province. This fishery's potential can be developed as a source of community economic development based in Minneapolis. However, this potential has not been fully utilized to date. One effort is to develop micro, small, and medium enterprises (MSMEs) based on processed fish products. The main problems faced by the local community include limited capacity to process fish products, weak business management skills, and the absence of a sustainable business model. This community service activity aims to increase the Lamreh community's capacity to develop MSMEs based on processed fish products through training, mentoring, and collaboration with industry partners and training institutions. The implementation method involves field surveys, problem identification, fish product processing training, Business Model Canvas (BMC) training, direct practice in the fish processing industry, and activity evaluation. The results of the activity show an increase in community capacity in fish product processing, as seen from the number of participants who have established fish processing businesses after the training, the formation of the Lamuri MSME, increased participation of women's groups in productive economic activities, and the opening of opportunities for collaboration with the fish processing industry and training institutions. Successfully developed products include fish balls, fish spring rolls, and fish floss. This community empowerment program has also successfully raised awareness in Gampong Lamreh of the importance of sustainable, locally based business development to support community well-being.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Zainuddin Hasan, Syiah Kuala University, Aceh Province, Indonesia

Dosen di Program Studi S1 Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Syiah Kuala

Zahrul Fuady, Syiah Kuala University, Aceh Province, Indonesia

Dosen di Program Studi S1 Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Syiah Kuala

T. Arjuna Mohd Athif Al-Asyi, Syiah Kuala University, Aceh Province, Indonesia

Mahasiswa di Program Studi S1 Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Syiah Kuala

References

Abdjul, T., Nurhayati, N., & Mustaqimah, N. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Melalui Program Wirausaha Nugget Ikan Cakalang Di Desa Tombulilato Kecamatan Bone Raya. Jurnal Pengabdian Dan Peningkatan Mutu Masyarakat, 4(2), 102–109. https://doi.org/10.22219/janayu.v2i2.16075

Aisyah R, S., Indriani, R., Imran, S., Abas, N., & Asimin, P. U. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Kewirausahaan Berbasis Business Model Canvas di Desa Iloheluma Kabupaten Bone Bolango. Jurnal Abdimas Indonesia, 5(4), 3421–3434. https://doi.org/https://doi.org/10.34697/jai.v5i4.2570

BPS Kabupaten Aceh Besar. (2023). Kecamatan Mesjid Raya Dalam Angka 2023. BPS Kabupaten Aceh Besar.

Dewi, D. H., Firdaus, A., & Riandi, N. (2023). Penyuluhan dan Pendampingan Kewirausahaan dengan Analisis Business Model Canvas (BMC) Bagi Pelaku UMKM (Desa Cilember Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor). Jurnal Pengabdian Masyarakat Darul Ulum, 2(1), 40–50. https://doi.org/https://doi.org/10.32492/dimas-undar.v2i1.2105

Haryanti, I., & Pasha, A. D. (2023). Pelatihan Penyusunan Bisnis Model Kanvas Untuk Peningkatan Daya Saing Kelompok UMKM Desa Pesa Wawo. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(7), 1272–1277. https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i7.319

Hermawan, R., Sunarya, A., Roekminiati, S., & Pramono, S. (2024). Pemberdayaan masyarakat nelayan perempuan dalam pengelolaan ikan di pesisir Paciran Lamongan. Majalah Ilmiah Cahaya Ilmu, 6(2), 163–188. https://doi.org/10.37849/mici.v6i2.416

Hutamy, E. T., Marham, A., Alisyahbana, A. N. Q. A., Arisah, N., & Hasan, M. (2021). Analisis Penerapan Bisnis Model Canvas pada Usaha Mikro Wirausaha Generasi Z. Jurnal Bisnis Dan Pemasaran Digital, 1(1), 1–11. https://doi.org/10.35912/jbpd.v1i1.453

Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. (2023). Album peta sebaran desa pesisir dengan potensi kelautan dan perikanan.

Kurniawan, R., Anggraini, R., & Caisarina, I. (2019). Evaluasi sarana dan prasarana pariwisata Pantai Pasir Putih Desa Lamreh Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Arsip Rekayasa Sipil Dan Perencanaan, 2(4), 306–313. https://doi.org/10.24815/jarsp.v2i4.14947

Muchlisin, Z. A., Musman, M., & Nazir, M. (2012). Pemetaan potensi daerah untuk pengembangan kawasan minapolitan di beberapa lokasi dalam Provinsi Aceh: Suatu kajian awal. Depik: Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir, Dan Perikanan, 1(1), 68–77. https://doi.org/10.13170/depik.1.1.29

Mujaddid, A., & Nugroho, F. (2021). Kondisi sosial ekonomi nelayan tangkap di Kelurahan Kolakaasi Kabupaten Kolaka. PEKSOS: Jurnal Ilmiah Pekerjaan Sosial, 20(1), 130–137.

Negara, I. K. W., Wijayanti, N. P. P., Pratiwi, M. A., & Suryawirawan, I. G. W. (2020). Kondisi sosial ekonomi masyarakat pesisir dan strategi pengembangan potensi perikanan tangkap di Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali. Jurnal Manusia Dan Lingkungan, 27(2), 88–92. https://doi.org/10.22146/jml.56523

Osterwalder, A., & Pigneur, Y. (2010). Business Model Generation: A Handbook for Visionaries, Game Changers, and Challengers. In John Wiley & Sons. John Wiley & Sons.

Paramita, B., Mujahidin, M., & Randa, F. (2025). Diversifikasi Produk Olahan Perikanan Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Ibu-Ibu Nelayan Kube Rezeki Di Pesisir Bintan. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 4(4), 937–950. https://doi.org/10.59025/vzmpa914

Qorib, F. (2024). Tantangan dan Peluang Kolaborasi antara Perguruan Tinggi dan Masyarakat dalam Program Pengabdian di Indonesia. Journal of Indonesian Society Empowerment (JISE), 2(2), 46–57. https://doi.org/https://doi.org/10.61105/jise.v2i2.119

Rangga, K. K., Muniarti, K., Syafani, T. S., & Yeni, R. (2026). Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dalam Peningkatan Kapasitas Pengolahan dan Nilai Tambah Olahan Hasil Laut UMKM. Abdimas Galuh, 8(1), 399–407. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.25157/ag.v8i1.21770

Rantung, J. F., Mandey, J., & Londa, V. Y. (2024). Peranan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Dalam Menggerakkan Partisipasi Masyarakat Desa (Suatu Studi Di Desa Ongkau I Kabupaten Minahasa Selatan). 2, 306–312.

Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan.

Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Thaddeus, G., Latuconsina, H., & Saptenno, M. J. (2024). Strategi pengembangan pemberdayaan perempuan dalam mendukung usaha kecil di desa pesisir (Studi kasus: Negeri Lima, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah). Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 12(1), 26–39.

Wulandari, Y. S., Syahputra, A. F., Abdi, G. N., & Melani, A. (2024). Pemberdayaan UMKM Sedap Rasa melalui pengolahan ikan asin dan terasi menjadi produk unggulan Desa Muarabaru Kabupaten Karawang. Jurnal Budiman, 2(1), 18–24.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Rizkiya, P., Hasan, Z., Fuady, Z., & Al-Asyi, T. A. M. A. (2026). Development of MSMEs Based on Processed Fish Products in Lamreh Village, Aceh Besar Regency. Dedikasi Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 31–49. https://doi.org/10.64126/dedikasisosial.v2i1.60

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.